Mesut Oezil Hilang dari Game PES di China

Sumber: Google

Mesut Oezil pemain Arsenal yang berkembangsaan Jerman dihapus dari game Pro Evolution Soccer 2020 versi China.
Hal ini diperkirakan karena buntut dari dukungannya terhadap etnis Uighur. Oezil mengunggah postingan tentang kelompok etnis Uighur di Twitter dan Instagram.
"(Di China) Al-Quran dibakar, masjid ditutup, sekolah-sekolah teologi Islam, madrasah dilarang, para ulama dibunuh satu per satu. Meskipun demikian, umat Islam tetap diam," kata Oezil dalam sebuah posting. di Twitter dan Instagram kala itu.
Sebelumnya, televisi China juga membatalkan penyiaran pertandingan Arsenal melawan Manchester City. Pernyataan Oezil saat itu juga ditanggapi oleh Kementerian Luar Negeri China yang menyebutnya termakan kabar hoax.
Atas pernyataan tersebut, Arsenal selaku klub yang menaungi Oezil mengatakan bahwa itu adalah pernyataan pribadi sang pemain dan tidak berkaitan dengan klub.
Terkait penghapusan Oezil dari game, NetEase selaku perusahaan PES di China membenarkan hal itu.
"Pemain Jerman Oezil memposting pernyataan ekstrem tentang China di media sosial.
"Pernyataan itu melukai perasaan penggemar di China dan melanggar semangat olahraga cinta dan damai. Kami tidak memahami, menerima, atau memaafkan ini," kata NetEase dilansir dari laman BBC, Kamis (19/12).
Kelompok-kelompok hak asasi mengatakan sekitar satu juta orang - kebanyakan etnis muslim Uighur - diperkirakan telah ditahan tanpa pengadilan di kamp-kamp konsentrasi dengan tingkat keamanan tinggi.
China secara konsisten membantah telah memperlakukan muslim Uighur secara tidak adil di negara itu dan mengatakan mereka sedang dididik di "pusat pelatihan kejuruan" untuk memerangi ekstremisme dan radikalisme.


Sumber: Akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Masi Banyak Wisatawan Asing Yang Memesan Kamar Mungkinkah Lombok Sudah Aman?

Upaya Penyelamatan Korban Yang Tertimpa Reruntuhan Masjid Di Warnai Isak Tangis

Manfaat Masker Telur Untuk Rambut